Rumah Dijual di Gambut, Kabupaten Banjar
Panduan mencari rumah di Gambut, kawasan komuter yang tumbuh cepat di jalur Jalan A. Yani antara Banjarmasin dan Banjarbaru, tempat rumah subsidi tumbuh sepesat komplek barunya.
Mau beli atau jual, kami dampingi dari awal sampai akad, gratis dan tanpa ribet.
Tim Vorneo Property
Biasanya membalas dalam hitungan menit
Agen lokal yang benar-benar paham Kalimantan Selatan. Ramah, responsif, dan tidak menekan.
+62 851-2699-4509
Bagaimana Kami Membantu Anda
Cerita ke kami
Kabari lewat WhatsApp: mau beli atau jual, di mana, dan apa kebutuhan Anda.
Kami nilai dengan jujur
Bantu tentukan harga wajar, cek legalitas, dan susun rencana yang pas.
Kami carikan atau pasarkan
Pembeli kami carikan yang cocok; penjual kami pasarkan ke jaringan luas.
Dampingi sampai akad
Kami temani survei dan negosiasi hingga proses selesai dengan tenang.
Gambut adalah kecamatan yang membentang di sepanjang Jalan A. Yani kilometer 12 hingga 16, persis di tengah antara Banjarmasin dan Banjarbaru. Namanya sendiri berasal dari kata gambut, tanah rawa bergambut yang mendominasi wilayah ini, dari Malintang dan Kayu Bawang di dekat jalan utama hingga desa yang lebih ke dalam seperti Tambak Sirang, Guntung Papuyu, Banyu Hirang, dan Handil. Pasar Gambut tetap jadi jantung ekonomi warga, tempat aktivitas jual beli harian berputar sejak pagi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Gambut menjelma jadi salah satu pusat rumah subsidi paling padat di Kabupaten Banjar. Di sekitar kilometer 12 hingga 13 saja, sejumlah pengembang membangun ratusan hingga ribuan unit tipe 36, mulai dari Griya Annisa, Surya Persada, hingga klaster yang sempat menyasar pekerja media dengan skema uang muka ringan. Skema KPR bersubsidi dengan DP mulai sekitar Rp6 juta dan tenor hingga 20 tahun membuat kawasan ini jadi favorit pembeli rumah pertama yang bekerja di Banjarmasin atau Banjarbaru tapi belum mampu membeli di kota inti.
Karena wilayahnya bergambut, calon pembeli wajib menanyakan riwayat pematangan lahan sebelum membangun atau membeli unit jadi. Sebagian besar pengembang sudah menimbun (mengurug) dan memadatkan tanah, kadang dengan cerucuk galam, sebelum mendirikan komplek, tetapi kualitas pengurukan bisa berbeda antar proyek. Desa yang lebih menjauh dari jalur utama seperti Banyu Hirang atau Guntung Papuyu cenderung lebih rendah dan lebih rawan tergenang saat hujan deras, jadi cek ketinggian lantai dan saluran drainase komplek, bukan hanya harga per unitnya.
Di luar rumah subsidi, komplek nonsubsidi tipe 2 hingga 3 kamar tidur juga terus bertambah, menyasar keluarga muda yang menginginkan rumah tapak dengan halaman kecil tanpa harus membayar premi harga Banjarmasin. Jaraknya yang cuma sekitar 30 sampai 40 menit ke pusat Banjarmasin dan lebih dekat lagi ke Banjarbaru membuat Gambut nyaman untuk komuter dua arah, sementara Pasar Gambut, sekolah, dan puskesmas kecamatan memenuhi kebutuhan harian tanpa perlu jauh-jauh ke kota.
Tim Vorneo Property terbiasa menyusuri komplek-komplek di Gambut, dari klaster subsidi di kilometer 12–13 hingga rumah lama dekat Pasar Gambut. Kami bisa membantu memeriksa status pengurukan lahan, simulasi KPR subsidi maupun komersial, serta mendampingi survei langsung. Ceritakan kebutuhan rumah Anda lewat WhatsApp, tanpa biaya di awal.
Pertanyaan Umum
Berapa harga rumah subsidi di Gambut?
Rumah subsidi tipe 36 di Gambut, terutama di sekitar kilometer 12–13 Jalan A. Yani, umumnya mulai sekitar Rp150–250 juta dengan skema KPR bersubsidi. Kami bisa bantu cek kuota dan simulasi cicilan sesuai penghasilan Anda.
Apakah tanah di Gambut aman untuk membangun rumah?
Aman selama sudah diurug dan dipadatkan dengan benar, biasanya dengan cerucuk galam. Desa yang lebih jauh dari jalur utama seperti Banyu Hirang atau Guntung Papuyu cenderung lebih rendah dan perlu perhatian ekstra pada drainase. Kami bisa cek ini bersama Anda saat survei.
Kenapa banyak perumahan subsidi dibangun di Gambut?
Karena posisinya di jalur Jalan A. Yani, tepat di tengah Banjarmasin dan Banjarbaru, dengan harga tanah yang masih jauh lebih terjangkau dibanding kedua kota tersebut. Ini membuat pengembang leluasa membangun ratusan hingga ribuan unit tipe 36 dengan skema KPR bersubsidi.
Berapa lama waktu tempuh dari Gambut ke Banjarmasin?
Umumnya sekitar 30 hingga 40 menit berkendara ke pusat Banjarmasin, tergantung titik keberangkatan dan kepadatan Jalan A. Yani, sementara ke Banjarbaru biasanya lebih singkat lagi.
Titipkan Properti Anda
Tim Vorneo siap membantu lewat WhatsApp, konsultasi gratis, tanpa biaya di awal.
Wilayah Terdekat